Pengaruh Rasio Gula Aren Dan Kulit Buah Nanas Terhadap Karakteristik Eko-Enzim Kulit Buah Nanas (Ananas Comosus)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2022.v10.i03.p03Kata Kunci:
eko-enzim, kulit buah nanas, gula aren, ragi tapeAbstrak
Eco-enzim merupakan produk proses fermentasi yang dapat digunakan sebagai desinfektan, biocompose, dan pembersih permukaan. Pada umumnya produksi ekoenzim menggunakan limbah organik, glukosa, dan air yang difermentasi selama 3 bulan dalam kondisi anaerob sebelum dipanen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan gula merah terhadap karakteristik ekoenzim dari kulit nanas. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan tunggal. Perlakuan dalam penelitian ini adalah penambahan gula merah dengan perbandingan yang berbeda. Penambahan gula merah kulit nanas terdiri dari 6 taraf yaitu perbandingan 0:6; rasio 1:6; rasio 2:6; rasio 3:6; rasio 4:6; dan perbandingan gula merah 5:6. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar alkohol, pH, dan total padatan terlarut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan gula merah berpengaruh terhadap kandungan alkohol, keasaman, dan total padatan terlarut ekoenzim dari kulit nanas. Ecoenzyme memiliki kandungan alkohol tertinggi pada hari ke-8 dan menurun pada hari ke-10. Perlakuan terbaik dengan penambahan rasio gula merah 4:6 dengan kandungan alkohol 6,83±0,60% (v/v), 3,74±0,05 pH, dan 7,23±0,55 nilai total padatan terlarut.






