Pengaruh Konsentrasi Hidrogen Peroksida Dan Waktu Proses Bleaching Terhadap Karakteristik Selulosa Serat Sabut Kelapa (Cocos Nucifera L.)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2022.v10.i03.p01Kata Kunci:
selulosa, sabut kelapa, bleaching, hidrogen peroksida, waktu prosesAbstrak
Indonesia merupakan negara penghasil kelapa terbesar di dunia. Potensi sabut kelapa yang melimpah belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi H2O2 dan waktu proses pemutihan terhadap karakteristik selulosa dari serat sabut kelapa, serta untuk mengetahui konsentrasi H2O2 dan waktu proses pemutihan untuk menghasilkan selulosa dari serat sabut kelapa dengan karakteristik terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi H2O2 (K) (20%, 30% dan 40%) dan waktu pemutihan (W) (60 menit dan 120 menit). Variabel yang diamati adalah rendemen, indeks keputihan, selulosa, hemiselulosa dan lignin. Konsentrasi hidrogen peroksida dan waktu proses bleaching berpengaruh sangat nyata terhadap semua variabel yang diamati. Interaksi antar perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap selulosa, hemiselulosa dan lignin, berpengaruh nyata terhadap indeks keputihan, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap rendemen sabut kelapa. Perlakuan terbaik untuk produksi selulosa diperoleh dengan konsentrasi H2O2 40% dan waktu pemutihan 120 menit. Karakteristik selulosa yang dihasilkan adalah rendemen 38,45±2,51%, indeks keputihan 76,23±1,54%, selulosa 90,19±0,66%, hem iselulosa 5,53±0,58% dan lignin 3,66±0,18%.






