Analisis Produktivitas Produksi Keripik Tempe “Sagu” Ud. Arya Putra Surabaya Dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (Omax)

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2023.v11.i03.p11

Abstrak

Keripik tempe “sagu” merupakan makanan ringan berbahan dasar kedelai. UD. Arya Putra merupakan
salah satu produsen keripik tempe ”sagu” di Jawa Timur. Pengukuran produktivitas dilakukan sebagai
salah satu upaya untuk mengevaluasi produktivitas yang ada dalam perusahaan sehingga, perusahaan
dapat menyusun capaian target produksi yang optimal. Metode Objective Matrix (OMAX) digunakan
untuk mengukur produktivitas produksi keripik tempe “sagu” UD.Arya Putra dengan menggunakan 3
kriteria, yaitu efisiensi, efektivitas dan inferensial. Puncak tertinggi dari nilai produktivitas produksi
keripik tempe ”sagu” UD. Arya Putra terdapat pada bulan Agustus 2022 dengan perolehan nilai indeks
produktivitas sebesar 382,9 persen sedangkan, nilai teredah terdapat pada bulan Juli 2022 dengan nilai
indeks produktivitas sebesar 168,3 persen. Analisis rasio produktivitas keripik tempe ”sagu” UD. Arya
Putra yang mendapatkan nilai produktivitas tertinggi yaitu rasio 2 (Total nilai produk yang dihasilkan
dibandingkan dengan total biaya penggunaan LPG) senilai 384,1 sedangkan nilai produktivitas
terendah yaitu rasio 6 (Total jam perawatan mesin dibandingkan dengan total jam operasional mesin normal) senilai 231,7.Usulan perbaikan produktivitas yang dapat diberikan yaitu pengurangan jam
kerja karyawan menjadi 191 jam, penghematan gas LPG menjadi Rp. 5.020.062, mengoptimalkan
penggunaan bahan baku menjadi Rp. 19.824.116, menambah nilai produk yang dihasilkan menjadi
Rp. 150.659.134 serta mengoptimalkan jam kerja mesin menjadi 74 jam setiap bulannya.

Diterbitkan

2023-09-30

Terbitan

Bagian

Articles