Karakteristik Teh Herbal Rosella Dan Gula Lontar Pada Formulasi Yang Berbeda-Beda

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2023.v11.i03.p06

Kata Kunci:

Gula lontar, rosella, teh herbal

Abstrak

Minuman herbal atau disebut juga teh herbal diolah dari akar, batang, bunga, daun, biji, dan kulit buah yang berasal dari tanaman obat. Salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai teh herbal adalah rosella. Rasa asam pada teh rosella mengurangi minat konsumen, penambahan gula pada teh rosella dapat mengurangi rasa asam seduhannya. Gula lontar memiliki nilai indeks glikemik rendah yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formulasi perbandingan bubuk rosella dan bubuk gula lontar dan karakteristik fisikokimia dan sensoris terbaik pada teh rosella. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor yaitu perbandingan bubuk rosella dengan bubuk gula lontar 1:1, 1:2, 1:3, 1:4, dan 1: 5. Variabel yang diamati meliputi total fenol, aktivitas antioksidan, kadar sari larut air, dan uji sensoris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan gula lontar yang semakin banyak pada teh rosella berpengaruh pada total fenol, aktivitas antioksidan, dan uji sensoris. Hasil penerimaan konsumen tertinggi terhadap perbandingan bubuk rosella dengan bubuk gula lontar adalah 1:3 dengan nilai total fenol 1,02±0,03 mg GAE/g, aktivitas antioksidan IC50 7409,57±8,97 ppm, kadar sari larut air 11,36%, skor warna 2,95±0,39 (merah hingga merah kecokelatan), skor rasa 3,5±0,51 (Cukup asam hingga manis), skor aroma 3,45±0,51 (agak beraroma rosella hingga beraroma rosella) dan penerimaan keseluruhan 5,6±1,23 (Agak suka hingga suka).

 

Diterbitkan

2023-09-30

Terbitan

Bagian

Articles