Karakteristik Enkapsulat Ekstrak Daun Singkong (Manihot Esculenta C.) Pada Perlakuan Perbandingan Gelatin Dan Maltodekstrin
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2023.v11.i04.p09Kata Kunci:
daun singkong, enkapsulasi, gelatin, maltodekstrinAbstrak
Tanaman singkong (Manihot esculenta C.) merupakan tanaman perdu yang memiliki banyak manfaat. Daun singkong memiliki pigmen klorofil yan tinggi sehinga berpotensi sebagai pewarna hijau alami. Enkapsulasi ekstrak pewarna daun singkong perlu dilakukan agar lebih praktis penggunaannya dan mudah untuk dikemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan gelatin dan maltodekstrin terhadap karakateritik enkapsulat ektrak daun singkong dan untuk menentukan perlakuan terbaik untuk mendapatkan enkapsulat ekstrak daun singkong. Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari 7 taraf perbandingan gelatin dan maltodekstrin yaitu : (1 : 0), (1 : 1), (1 : 1,5), (1 : 2),(1 : 2,5), (1 : 3), (0 : 1). Hasil penelitian menunjukkan interaksi perlakuan enkapsulat ekstrak pewarna daun singkong berpengaruh terhadap rendemen, kelarutan dan kadar air namun tidak berpengaruh terhadap klorofil total dan efisiensi enkapsulasi. Perlakuan terbaik terdapat pada perbandingan gelatin dan maltodesktrin (1:2,5) dengan nilai rendemen 83,77 ± 2,0%, kadar air 10,9 ± 3,8%, kelarutan 88,47 ± 9,4%, klorofil total 3,57 ±0,08 ppm, dan efisiensi enkapsulasi 23,5 ± 0,6%.






