Strategi Peningkatan Kualitas Produk Rumah Makan Babi Guling Men Janji Di Tabanan

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2023.v11.i03.p04

Kata Kunci:

Babi guling, kualitas produk, kepuasan konsumen, quality function deployment (QFD)

Abstrak

Pada tahun 2019-2022 terjadi penurunan penjualan pada usaha rumah makan babi guling Men Janji sebesar 25%. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa pesaing rumah makan sejenis yang terletak di jalur yang sama dengan rumah makan babi guling Men Janji. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan atribut mutu produk nasi babi guling, mengetahui tingkat kepentingan dan kepuasan konsumen, dan merumuskan strategi dalam meningkatkan kualitas produk rumah makan babi guling Men Janji. Analisis pada penelitian ini menggunakan metode quality function deployment (QFD). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 14 atribut kepentingan konsumen dengan nilai kepentingan tertinggi yaitu atribut cita rasa babi guling (4,38) dan terendah adalah atribut ukuran cacahan lawar (3,83). Kemudian untuk atribut yang memiliki nilai kepuasan tertinggi adalah kebersihan produk (3,88) dan terendah adalah tampilan warna lawar (2,88). Strategi peningkatan kualitas produk adalah prioritas perbaikan pada atribut tampilan warna lawar, cita rasa sambal, cita rasa lawar dan kerenyahan kulit babi guling serta prioritas perbaikan terhadap parameter teknis adalah pada penyimpanan babi guling, penyimpanan lawar, penggulingan babi, penyimpanan nasi, dan penyimpanan kuah.

 

Diterbitkan

2023-09-30

Terbitan

Bagian

Articles