Kajian Pengembangan Metode Ekstraksi Soxhletasi Terhadap Kadar Antioksidan Ekstrak Daun Matoa (Pomitea Pinnata) Menggunakan Spektrofotometer Uv Vis

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2023.v11.i02.p13

Kata Kunci:

alat soxhletasi, daun matoa, ekstraksi, waktu ekstraksi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan metode ekstraksi terhadap pengujian kapasitas antioksidan menggunakan alat spektrofotometer pada ekstrak daun matoa. Metode ekstraksi yang digunakan adalah metode soxhletasi. Faktor yang mempengaruhi proses ekstraksi dengan alat Soxhlet diantaranya waktu ekstraksi dan konsentrasi pelarut. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsentrasi etanol (60%,70%,80% dan 90%) dan waktu ekstraksi (3,4,5, dan 6 jam), Penentuan konsentrasi pelarut dan waktu ekstraksi terbaik dilakukan dengan perhitungan kadar antioksidan metode DPPH-spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi etanol 70% dengan waktu ekstraksi selama 4 jam merupakan perlakuan terbaik yang memperoleh kapasitas antioksidan sebesar 5,54% dengan rendemen ekstrak sebesar 35,00%. Kapasitas antioksidan ekstrak daun matoa yang diperoleh berkisar antara 3,15-5,54% dengan nilai rendemen ekstrak daun matoa yang didapatkan berkisar antara 19,36 – 35,00% yang memiliki karakteristik warna yaitu kisaran nilai L* yaitu sebesar 13,39 hingga 20,44, Kisaran nilai a* berkisar antara -3,62 hingga 0,43 dan kisaran nilai b* berkisar antara-7,50 hingga -3,31. Metode soxhletasi dapat digunakan sebagai salah satu metode ekstraksi untuk mendapatkan ekstrak daun matoa dan penggunaan metode spektrofotometri UV-VIS juga dapat digunakan sebagai salah satu metode untuk pengujian kapasitas antioksidan ekstrak daun matoa.

Diterbitkan

2023-06-30

Terbitan

Bagian

Articles