Karakteristik Ekstrak Kulit Buah Salak Sebagai Sumber Pewarna Alami Pada Variasi Konsentrasi Pelarut Etanol Dan Waktu Ekstraksi Dengan Microwave Assisted Extraction
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2026.v14.03.p05Kata Kunci:
ekstrak kulit buah salak, konsentrasi pelarut etanol, microwave assisted extraction, pewarna alami, waktu ekstraksiAbstrak
Kulit buah salak mengandung senyawa polifenol, flavonoid, dan tanin yang berpotensi sebagai pewarna alami. Senyawa-senyawa tersebut dapat diperoleh melalui ekstraksi menggunakan metode Microwave Assisted Extraction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pelarut etanol dan waktu ekstraksi dengan metode tersebut terhadap karakteristik ekstrak kulit buah salak, serta menentukan kombinasi perlakuan terbaik untuk menghasilkan ekstrak sebagai sumber pewarna alami. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan 2 faktor yang dikelompokkan berdasarkan waktu pelaksanaan. Faktor pertama adalah konsentrasi pelarut etanol yang terdiri dari 3 taraf yaitu 50%, 70%, dan 90%. Faktor kedua adalah waktu ekstraksi yang terdiri dari 3 taraf yaitu 3, 5, dan 7 menit. Data dianalisis dengan analisis varian dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi pelarut etanol dan waktu ekstraksi serta interaksinya berpengaruh sangat nyata terhadap total fenol, total flavonoid, total tanin, dan intensitas warna L*, tetapi interaksi kedua perlakuan tersebut tidak berpengaruh nyata terhadap rendemen, intensitas warna a*, dan b*. Konsentrasi pelarut etanol dan waktu ekstraksi memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap rendemen, intensitas warna a*, dan b*. Dari uji indeks efektivitas diperoleh perlakuan terbaik untuk mendapatkan ekstrak kulit buah salak sebagai sumber pewarna alami adalah perlakuan pelarut etanol 70% dan waktu ekstraksi 7 menit, dengan karakteristik rendemen 13,73 ± 0,16%, total fenol 13,86 ± 0,25 mg GAE/g, total flavonoid 7,26 ± 0,16 mg QE/g, total tanin 6,67 ± 0,11 mg TAE/g, L* 11,20 ± 0,48, a* 5,15 ± 0,38, dan b* 8,34 ± 0,14.






