Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) Pada Perlakuan Suhu dan Lama Penyimpanan

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2023.v11.i01.p03

Kata Kunci:

Suhu penyimpanan, waktu penyimpanan, antioksidan, ekstraksi, kulit buah kakao

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap aktivitas antioksidan ekstrak kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) serta mendapatkan kombinasi perlakuan suhu penyimpanan dan lama penyimpanan terbaik yang dapat mempertahankan aktivitas antioksidan ekstrak. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok faktorial dan terdiri dari dua faktor yang dikelompokkan menjadi 2 kelompok berdasarkan waktu pelaksanaan. Faktor pertama adalah suhu penyimpanan yang terdiri dari 3 taraf yaitu suhu ruang (27 ±2)℃, suhu dingin (5 ±2)℃, dan suhu beku  (-10 ±2)℃. Faktor kedua adalah lama penyimpanan yang terdiri dari 4 taraf yaitu 1, 2, 3, dan 4 minggu. Data dianalisis dengan analisis varian dan dilanjutkan dengan uji BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap total fenol, total flavonoid dan kapasitas antioksidan. Interaksi antar perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap total fenol, total flavonoid dan kapasitas antioksidan. Dari uji indeks efektivitas diperoleh kombinasi perlakuan terbaik adalah penyimpanan pada suhu beku (-10 ±2)℃ dan lama penyimpanan satu minggu dengan karakteristik total fenol sebesar 12,32 ± 0,08 mg GAE/g ekstrak, total flavonoid sebesar 4,07 ± 0,09 mg QE/g ekstrak dan kapasitas antioksidan sebesar 6,50 ± 0,02 mg GAEAC/g ekstrak.

Diterbitkan

2026-10-11

Terbitan

Bagian

Articles