Karakteristik Biokomposit Foam Tapioka-Glukomanan pada Variasi Konsentrasi Asam Stearat dan Kecepatan Pengadukan Pembentukan Foam

Penulis

  • Suta Premana Universitas Udayana
  • Bambang Admadi Harsojuwono Universitas Udayana
  • Amna Hartiati Universitas Udayana
  • Sri Suhartini Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2026.v14.i02.p07

Kata Kunci:

Biokomposit foam, glukomanan, tapioka, asam stearat

Abstrak

Biokomposit foam berbahan pati singkong–glukomanan memiliki kekurangan seperti sifat hidrofilik dan mekanik yang rendah. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh konsentrasi asam stearat dan kecepatan pengadukan beserta interaksinya terhadap karakteristik biokomposit foam tersebut, serta menentukan kombinasi terbaik. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor: konsentrasi asam stearat (4%, 6%, 8%) dan kecepatan pengadukan (60, 90, 120 rpm). Variabel yang diamati meliputi densitas, ketebalan, pengembangan tebal (swelling), ketahanan sobek, tegangan tarik, perpanjangan putus, pampat tetap, dan waktu biodegradasi. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi asam stearat berpengaruh sangat nyata terhadap tegangan tarik, ketahanan sobek, pampat tetap, pengembangan tebal (swelling), biodegradasi, dan juga berpengaruh nyata terhadap densitas, ketebalan tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap perpanjangan putus.  Kecepatan pengadukan berpengaruh sangat nyata terhadap tegangan tarik, ketahanan sobek, densitas, pengembangan tebal (swelling), biodegradasi dan juga berpengaruh nyata terhadap perpanjangan putus tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap pampat tetap, ketebalan. Interaksi antara kedua perlakuan tersebut berpengaruh sangat nyata terhadap tegangan tarik, ketahanan sobek, densitas, perpanjangan putus, pengembangan tebal (swelling) dan biodegradasi tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap pampat tetap dan ketebalan. Pada asam stearat 4% dan kecepatan pengadukan 120 rpm menghasilkan biokomposit  foam tapioka glukomanan karakteristik terbaik dengan nilai tegangan tarik 4,93 N/cm2, perpanjangan putus 2,32%, ketahanan sobek 3,52N/cm­­2, pampat tetap 9,89%, ketebalan 9,03mm, densitas 0,22g/ml, swelling 0,10% dan waktu biodegradasi selama 16,78 hari sebesar 72,6%.  

Diterbitkan

2026-06-29

Terbitan

Bagian

Articles