Karakteristik Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana L.) Pada Perlakuan Ukuran Partikel Dan Konsentrasi Metanol

Penulis

  • Sampang Riko Fernando Boang Menalu Mahasiswa
  • Ni Made Wartini
  • Luh Putu Wrasiati

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2026.v14.03.p03

Kata Kunci:

Antioksidan, daun bidara, konsentrasi metanol, saponin, ukuran partikel

Abstrak

Abstrak Bahasa Indonesia (Huruf Sentence case TNR 11 spasi 1,0 before dan after 0pt, left dan right 0.5, Reguler, Justify) Tanaman bidara (Ziziphus mauritiana L.) merupakan tanaman yang berasal dari daerah beriklim kering dan semi kering. Daun bidara diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif diantaranya saponin yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel dan konsentrasi metanol terhadap karakteristik ekstrak daun bidara dan menentukan ukuran partikel dan konsentrasi metanol terbaik untuk menghasilkan ekstrak daun bidara. Penelitian ini merupakan penelitian percobaan yang dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan pola percobaan faktorial. Dua faktor yang dicobakan yaitu ukuran partikel terdiri dari atas 3 taraf yaitu 40, 60, dan 80 mesh dan konsentrasi metanol yang terdiri atas 3 taraf yaitu 76%, 86%, dan 96%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ukuran partikel dan konsentrasi metanol dan interaksi antara kedua perlakuan berpengaruh terhadap rendemen, kadar saponin, tinggi busa dan kapasitas antioksidan ekstrak daun bidara. Perlakuan terbaik untuk menghasilkan ekstrak daun bidara menggunakan uji indeks efektivitas adalah perlakuan ukuran partikel 80 mesh dan kosentrasi metanol 86% dengan karakteristik ekstrak daun bidara yaitu rendemen 27,31±1,11%, kadar saponin 52,94±0,63%, tinggi busa 26,83±0,71 mm, dan kapasitas antioksidan 3,783±0,23 mg GAEAC/g.

Diterbitkan

2026-09-30

Terbitan

Bagian

Articles