Analisis Principal Component Analysis (PCA) Terhadap Fisikokimia Kue Basah Tradisional Sumatera Selatan
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2026.v14.03.p06Kata Kunci:
fisikokimia, kualitas produk, pangan tradisional, produsen, standarisasiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas fisikokimia dari kue basah khas Sumatera Selatan yang diperoleh dari beberapa produsen di Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Principal Component Analysis (PCA) untuk menganalisis hubungan antar variabel fisikokimia yang mempengaruhi kualitas produk. Sampel yang digunakan terdiri dari tiga jenis kue (maksuba, engkak ketan, dan delapan jam) dari tiga produsen yang berbeda. Data yang diperoleh dianalisis menngunakan PCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam kadar air, abu, lemak, protein, dan karbohidrat antara jenis kue dan produsen. Penggunaan PCA mampu mengelompokkan sampel berdasarkan atribut fisikokimia yang dominan. Dua komponen utama yang diperoleh (PC1 dan PC2) mampu menjelaskan proporsi besar variabilitas total data, menunjukkan bahwa parameter yang dianalisis memiliki kontribusi kuat dalam membedakan sampel. Pola pemisahan sampel pada plot PCA memperlihatkan tiga klaster yang jelas, mengindikasikan bahwa masing-masing jenis kue memiliki profil kimia dan tekstural yang konsisten dalam kelompoknya namun berbeda signifikan antar kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa PCA merupakan alat yang efektif dalam karakterisasi dan standarisasi mutu produk pangan tradisional, serta dapat digunakan untuk mengembangkan formulasi baru yang lebih konsisten dan kompetitif di pasar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam upaya meningkatkan kualitas dan diferensiasi produk kue basah tradisional Sumatera Selatan.






