Karakteristik Komposit Biotermoplastik Dalam Variasi Formulasi Pati Termoplastis, Glukomanan Termoplastis dan Poli Asam Lakta
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2024.v12.i03.p15Kata Kunci:
formulasi, pati termoplastis, glukomanan, poliasam laktat, komposit biotermoplastikAbstrak
Penentuan formulasi komposit biotermoplastik merupakan hal yang sangat penting agar menghasilkan karakteristik komposit biotermoplastik yang terbaik dan memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik komposit biotermoplastik terbaik dalam variasi formulasi pati termoplastis, glukomanan termoplastis dan poliasam laktat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan formula TPS/TPG dengan PLA yaitu 90:10, 80:20, 70:30, 60:40, 50:50. Terdapat 4 pengulangan untuk setiap perlakuan, dengan total 20 unit eksperimen. Variabel yang diamati yaitu kuat Tarik, elastisitas, perpanjangan saat putus, titik leleh, biodegradasi, swelling dan densitas. Analisis keragaman menunjukkan bahwa formulasi pati termoplastis, glukomanan termoplastis dan poliasam laktat berpengaruh sangat signifikan terhadap kuat tarik, elastisitas, perpanjangan saat putus, titik leleh, biodegradasi, swelling dan densitas komposit biotermoplastik. Komposit biotermoplastik dengan formulasi TPS/TPG : PLA = 50:50 menghasilkan karateritik terbaik dengan kuat tarik 26,71 MPa, elastisitas 932,04 MPa, perpanjangan saat putus 2,89%, biodegradasi 15,25 hari, titik leleh 152,65oC, densitas 1,26 g/cm3 dan pengembangan tebal 1,32%.






