Eksplorasi Tanaman Herbal sebagai Pengobatan Alternatif Faringitis

Penulis

  • Pande Wayan Leony Pramesti

DOI:

https://doi.org/10.24843/JIFN.2025.v01.i02.p08

Kata Kunci:

Antibakteri, Bibliometrik, Faringitis, Pengobatan herbal

Abstrak

Faringitis adalah penyakit inflamasi pada membran orofaring yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri maupun jamur. Penyakit ini sering kali menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan dan memerlukan pengobatan yang efektif. Pengobatan faringitis biasanya menggunakan antibiotik golongan penisilin. Resistensi bakteri terhadap antibiotik serta efek samping obat sintetis yang meningkat membuat pentingnya mencari alternatif pengobatan yang lebih alami. Review ini dilakukan dengan menganalisis jurnal-jurnal dari database Scopus dan PubMed. Proses tersebut menghasilkan 13 jurnal spesifik yang dianalisis dan divisualisasikan dengan VOSviewer. Hasil analisis bibliometrik menunjukkan tanaman herbal Cina memiliki node terbesar, mengindikasikan penelitian terkait tanaman herbal Cina telah banyak dilakukan. Hasil analisis data artikel juga mengidentifikasi 46 jenis tanaman yang memiliki potensi sebagai terapi faringitis. Tanaman-tanaman tersebut memiliki aktivitas antibakteri dan antiinflamasi baik secara tunggal maupun kombinasi. Beberapa tanaman seperti buah ceplukan (Physalis alkekengi L.var. franchetii (Mast.)), bunga Echinacea ungu (Echinacea purpurea (L.) Moench), dan akar manis tiongkok (Glycyrrhiza uralensis Fisch. ex DC.) menunjukkan potensi yang dapat dikembangkan sebagai terapi faringitis. Penggunaan tanaman herbal ini dapat menjadi alternatif sehingga dapat menekan resistensi bakteri terhadap antibiotik. Industri farmasi juga dapat mengembangkan produk herbal dengan memberikan pilihan pengobatan yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Unduhan

File Tambahan

Diterbitkan

2025-12-11