Potensi Asam Lemak Esensial pada Gonad Bulu Babi (Sea Urchin) sebagai Suplementasi Nutrisi Kardioprotektif
DOI:
https://doi.org/10.24843/JIFN.2025.v01.i02.p01Kata Kunci:
Asam lemak, Bulu babi, Kardioprotektif, Sea urchinAbstrak
Berdasarkan data epidemiologi oleh World Health Organization tahun 2022, angka kematian manusia akibat penyakit kardiovaskular telah mencapai sebanyak 17,9 juta jiwa dan diperkirakan akan meningkat menjadi 23,6 juta jiwa pada tahun 2030. Salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian akibat penyakit kardiovaskular adalah dengan suplementasi nutrisi herbal yang memiliki efektivitas sebagai kardioprotektif. Menurut American Heart Association, asam lemak esensial yang terkandung pada beberapa produk marine dapat menurunkan angka kejadian penyakit kardiovaskular. Gonad bulu babi atau sea urchin dikenal memiliki berbagai kandungan asam lemak esensial yang baik untuk menjaga kesehatan kardiovaskular. Akan tetapi, pemanfaatannya sebagai suplementasi kardioprotektif masih minim. Tujuan dilakukannya penulisan review artikel ini adalah untuk mengkaji potensi berbagai senyawa asam lemak esensial yang terkandung dalam gonad bulu babi sebagai suplementasi nutrisi herbal untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Metode penyusunan review artikel adalah dengan menggunakan metode literature review yang disajikan dan ditabulasi secara deskriptif. Kajian ini disusun berdasarkan studi literatur menggunakan basis data Google Scholar dan PubMed yang kemudian dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Keyword pencarian literatur mengunakan Boolean dengan kombinasi kata sea urchin, fatty acids, dan cardioprotective. Berdasarkan data dari 10 literatur yang sesuai kriteria inklusi, diketahui bahwa gonad bulu babi memiliki kandungan asam lemak esensial seperti omega-3, omega-6, omega-9, DHA, serta EPA yang memiliki potensi mencegah penyakit kardiovaskular dengan menurunkan kolesterol, trigliserida, tekanan darah, serta memiliki sifat anti-inflamasi. Oleh karena itu, suplementasi dari gonad bulu babi sangat berpotensi untuk diintegrasikan sebagai obat herbal dalam mewujudkan pengobatan yang holistik untuk berbagai penyakit kardiovaskular.