Pembelajaran Sekar Alit  Sebagai Upaya Pelestarian Bahasa Bali Pada Generasi Muda di Sekaa Santi Widya Kumara Mekar

Authors

  • Yumas Triana Anjani Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Bali, Indonesia
  • I Made Dian Saputra Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Bali, Indonesia
  • Gek Diah Desi Sentana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JH.2026.v30.i02.p02

Keywords:

Balinese Language, Sekar Alit, Learning, Young Generation

Abstract

The Balinese language plays an important role as a cultural identity. However, the use of Balinese among the younger generation is declining due to the influence of technological developments. This study aims to describe the structure of pupuh, learning methods, and obstacles to learning sekar alit at Sekaa Santi Widya Kumara Mekar. This study uses a qualitative descriptive method with data collection through observation, interviews, and documentation. The theories used are behaviorism and constructivism. The learning methods used include direct methods, reading, audio-lingual, and practice (drill). Learning obstacles include limited time, difficulty reading gaguritan texts, low interest among the younger generation, and limited learning facilities. The results show that the structure of each pupuh has a different pattern according to padalingsa, while the direct and audio-lingual methods are the most effective methods in learning sekar alit. Learning seka alit also serves as an effort to preserve language and culture among the younger generation.

References

Antari, N. L. P. (2025). Revitalisasi Sastra Bali Tradisional dalam Pembelajaran Bahasa Daerah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(2), 120-130.

Ardika, I. W. (2018). Pelestarian Budaya Bali Melalui Pendidikan Berbasis Lokal. Jurnal Humaniora, 30(2), 150-160.

Ariana. (2024). Kedudukan dan Fungsi Bahasa Bali Bagi Generasi Muda di Denpasar. SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra, 16(2). https://doi.org/10.36733/sphota.v16i2.9878

Dewi, K. C. N. (2025). Revitalisasi Bahasa Bali Generasi Muda Melalui Studi Kualitatif pada Era Digital di Denpasar. Dharma Sastra: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Daerah, 5(1). https://doi.org/10.25078/ds.v5i1.4833

Fajri, M. R. A., Aiziz, A., & Muliono, S. (2024). Upaya Peningkatan Minat Belajar Bahasa Arab Melalui Metode Drill. Efada: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 45-52. (Jurnal STAI Ali)

Gautama, W. (2007). Kesusastraan Bali Purwa. Denpasar: Dinas Kebudayaan Bali.

Lathifa, N., & Pamuji. (2022). Penerapan Metode Audio-Lingual dalam Keterampilan Berbicara. Jurnal Pendidikan Khusus, 17(2), 120-128. (EJournal Unesa)

Lestari, S. I., Yasmadi, & Taufiqurrahman. (2023). Penerapan Metode Audiolingual dalam Pembelajaran Menyimak Bahasa Arab. Alsina: Journal of Arabic Studies, 6(1), 55-66. (Rajawali Jurnal)

Lukito, J. (2022). Pengembangan Strategi Pembelajaran Metode Audio-Lingual. Jurnal Pendidikan Tombusai, 6(2), 1345-1352. (JPTAM)

Mahardika, I. M. (2023). Minat Generasi Muda Terhadap Bahasa Daerah di Era Digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(1), 50-60.

Mauida, N. I., & Umami, M. (2025). Pengembangan Metode Audio-Lingual dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 6(2), 88-96. (Afeksi Indonesia)

Putrayasa, I. B. (2019). Pembelajaran Bahasa Bali Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), 1-10.

Saepudin. (2024). Strategi Pembelajaran Bahasa Berbasis Metode Langsung. Jurnal Pendidikan Bahasa, 13(1), 35-45.

Saputra, K. A., Chrisniyanti, A., & Dewi, I. A. M. C. (2026). Pengembangan Game Edukasi Interaktif "Balinese Quiz" Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Bali untuk Generasi Muda. Jurnal JUPIKOM. https://doi.org/10.55606/jupikom.v5i1.6230

Sastra Bali. 2014. "Sekar Alit." https://sastrabali.com/sekar-alit/?utm_source=chatgpt.com

Suandi, I. N. (2020). Strategi Pembelajaran Bahasa Daerah dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 52(3), 210-220.

Suartini, N. N. (2021). Peran Generasi Muda dalam Pelestarian Bahasa Bali. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Bali, 5(2), 101-110.

Suprapta. (2008). Gaguritan Segara Rupek (Selat Segara). Denpasar: Pusaka Gita Santi.

Suryawan, I. W. (2022). Pembelajaran Sastra Bali Sebagai Media Pelestarian Budaya Lokal. Jurnal Kajian Bali, 12(1), 77-89.

Sutama, I. M. (2020). Metode Pembelajaran Bahasa Daerah di Sekolah. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 4(1), 2-33.

Suwija, I. N. (2012). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Bali. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(1). https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.1453

Tinggen, I Nengah. 1994. Aneka Sari Tembang Bali. Singaraja: Indra Jaya.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Pembelajaran Sekar Alit  Sebagai Upaya Pelestarian Bahasa Bali Pada Generasi Muda di Sekaa Santi Widya Kumara Mekar. (2026). Humanis, 30(2), 147-161. https://doi.org/10.24843/JH.2026.v30.i02.p02