PENGEMBANGAN PARIWISATA MENGGUNAKAN MODEL PENTAHELIX DI KABUPATEN BELU
DOI:
https://doi.org/10.24843/EEP.2025.v14.i01.p03Keywords:
Keywords: Pentahelix, Development, Tourism PotentialAbstract
In an effort to increasel tourism, the government is developing the tourism sectorl through the pentahelix collaboration. Many tourism objects in Belu Regency have the potential to be developed because of their uniqueness. The Belu Regency Regional Government seeks to develop tourisml through collaboration with variousl parties suchl as the Belu Regency Tourisml Office, academics, media, business actors and the community. However, it is not known to what extent the involved parties are involved in tourism development, thus, the problem formulationl in this research is how the tourism development strategy uses the pentahelix model in Belu Regency. The aiml of thisl research isl to explain and formulate a tourism development strategy using the model. pentahelix in Belu Regency. The research method usedl was descriptive qualitative. The conclusionl in this research is that the pentahelix model in tourism development in Belu Regency has not run optimally. This isl because collaboration between actors has not yet taken place considering that there is still a tendency for actors to work independently, apart from that there is stilll distrust between actors.
Keywords: Pentahelix, Development, Tourism Potential
References
Amrial, Muhammad, A dan Muhamad, E.2017. Pentahelixmodel: A Sustainable
Development Solution Through the Industrial sector. Journal of Social and Human
Sciences. 5 halaman.
Anindita, M. 2015. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kunjungan ke Kolam
Renang Boja. Semarang: Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro.
Asmara, Yusi Anggadani Putri. 2017. Analisis Pengembangan Pariwisata Di Kabupaten
Sumenep Oleh Pemerintah Daerah. Jurnal Ekonomi. 11 halaman.
Badudu, J.S dan Zain Sultan Mohammad. 1996. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta:
Pustaka Sinar Harapan.
Daulay, Zul Asfi Arroyhan. 2018. Strategi Pengembangan Ekonomo Kreatif Dengan Metode
Triplex Helix (Studi Pada UMKM Kreatif di Kota Medan) Jurnal Tansiq. Vol 1 No.2.
Halibas, A.S, Sibayan, R.O, dan Maata, R.L.R. 2017. The Pentahelix Model of innovation in
Oman: An HEI Perspective. Interdisciplinary Journal of Information, Knowledge, and
Management. 13 halaman.
Hardianto, W.T, Sumartono, Muluk, MR. K dan Wijaya, A.F. 2018. Tourism Investment
Services In Batu City With Pentahelix Perspective. International Journal
Management and Administrative Sciences. 5(5), 6 halaman.
Lindmark, A., Sturresson, E., & Roos, M.N. 2009. Difficulties of Collaboration for Innovation.
Land University.
Maulida, Sri dan Ahmad Yunani. 2018. Peluang dan Tantangan Pengembangan Usaha Kecil
Mikro Menengah (UMKM) dari Berbagai Aspek Ekonomi. Jurnal Ilmiah Manajemen
dan Bisnis. Vol 2 No. 1 hal 183.
Muhyi, H.A, Chan, A, Sukoco, I dan Herawaty, T. 2017. The Pentahelix Collaboration Model
in Developing Centersof Flagship Industry in Bandung City. Journal of Integrative
Business and Economics Research. 6(1), 7 halaman.
Nurmalia, Atika. 2018. Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Dengan Model Pentahelix. (Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas
Muhammadiyah: Yogyakarta) https://etd.umy.ac.id
Pendit, Nyoman S. 2006. Ilmu Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.
Pitana, I. Gde dan I Ketut Surya Diarta. 2009. Pengantar Ilmu Pariwisata. Ed. 1. - Yogyakarta:
ANDI.
Prabantarikso, M.I, Fahmi. A, M, Fauzi dan N, Nuryantomo. 2017. Strategy Collaborative
Model of BGAC+for SustainableHousing Development in Indonesia. IOP Conf. Series:
Earthand Environmental Science.
Prasetyo. Haryo. 2017. Arahan Pengembangan Kawasan Desa Wisata Di Desa Tulungrejo
Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota. (2)1. 143
halaman.
Primadany, Ryalita Sefira, Mardiyono, Riyanto. 2013. Analisis Strategi Pengembangan
Pariwisata Daerah. Jurnal Administrasi Publik. 1(4) 143 halaman.
Purnamasari, Andi Maya. 2011. Pengembangan Masyarakat Untuk Pariwisata Di Kampung
Wisata Toddabojo Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota.
22(1) 64 halaman.
Rachmat. 2014. Manajemen Strategik. Bandung: Pustaka Setia.
Rangkuti, Freddy. 2006. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT.
Gramedia Pustaka Utama.
Ridwan, Mohamad. 2012. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Medan: PT
SOFTMEDIA.
Suci, Yuli Rahmini. 2017. Perkembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di
Indonsia. Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos 6(1): 51-58.
Sjafrizal. 2014. Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Era Otonomi. Jakarta: Rajawali
Pers.
Slamet. Rachmat, Bilpen Nainggolan, Roessobiyatno, Heru Ramdani, Agung Hendriyanto,
Luk lu’ Ilma. Strategi Pengembangan UKM Digital Dalam Menghadapi Era Pasar
Bebas. Jurnal Manajemen Indonesia Vol 16 No 2.
Spillane, James. 2000. Ekonomi Pariwisata: Sejarah dan Prospeknya. Yogyakarta: Kanisius.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Utama, I Gusti Bagus Rai. 2016. Pengantar Industri Pariwisata. Yogyakarta: Deepublish.
Zaenuri, Muchamad. 2012. Perencanaan Strategis Kepariwisataan Daerah Konsep dan
Aplikasi. Yogyakarta: e-Gov Publishing.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2009 tentang
Kepariwisataan.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2015 tentang Kementrian
Pariwisata
Pemerintah Kabupaten Belu, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD) Kabupaten Belu Tahun 2016-2021
https://ntt.bps.go.id, diakses pada tanggal 13 Januari 2021, pukul 18:38 Wita
https://belukab.go.id, diakses pada tanggal 15 Januari 2021, pukul 21:15 Wita
http://nttprov.go.id, diakses pada tanggal 30 Februari 2021, pukul 19:00 Wita
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 E-Jurnal Ekonomi Pembangunan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.




