Agresivitas Anjing Kintamani Bali
Keywords:
anjing, darah, serotoninAbstract
Profil darah seperti kandungan serotonin berhubungan dengan perilaku agresif pada anjing. Anjing yang agresif menunjukkan profil serotonin darah yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari agresivitas anjing kintamani yang ditinjau dari kadar serotonin dalam darah. Sebanyak tiga puluh ekor anjing, 15 anjing jantan dan 15 anjing betina digunakan dalam penelitian ini. Desain penelitian menggunakan metode observasional cross-sectional. Penentuan kadar serotonin darah menggunakan metode elisa. Hasil penelitian menunjukkan kadar serotonin pada anjing kintamani jantan rata-rata 248,6 ± 25,8 dan betina 305,3 ± 31,5. Hasil penelitian disimpulkan bahwa rata-rata anjing kintamani jantan lebih agresif daripada betina dan tergolong anjing berperilaku tidak agresif.