Analisis pengembangan lanskap Pantai Lenggoksono dalam upaya mewujudkan wisata pesisir berkelanjutan di Desa Purwodadi, Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.24843/JAL.2026.v12.i01.p12Keywords:
focus group discussion (FGD), analytic heararchy process (AHP), lanskap pantai lenggoksono, desa purwodadi, wisata pesisir berkelanjutanAbstract
Pantai Lenggoksono merupakan salah satu pantai yang berada di Desa Purwodadi, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang memiliki potensi wisata pesisir yang menawarkan keindahan alam dan budaya lokal. Pengembangan wisata pantai tentu membutuhkan partisipasi masyarakat dan stakeholder setempat dalam mewujudkan wisata pesisir berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi dan kendala lanskap pantai Lenggoksono serta menganalisis model pengembangan lanskap pantai Lenggoksono dalam upaya mewujudkan wisata pesisir berkelanjutan di Desa Purwodadi. Metode umum yang digunakan adalah deskripsi melalui observasi lapangan, wawancara, kuisioner dengan warga desa bersama pemerintah desa dan kabupaten. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD) dan Analytic Heararchy Process (AHP) dengan masyarakat setempat. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa Pantai Lenggoksono memiliki potensi alam dan budaya seperti selancar, snorkeling, menyelam, berkemah, olahraga pantai, panorama, berenang, jet ski, kano, upacara tradisional, memancing, dan kuliner yang dapat dikembangkan sebagai objek wisata. Namun, kendala dalam mengembangkan pariwisata pantai Lenggoksono adalah perlunya peningkatan infrastruktur, fasilitas pendukung pariwisata, analisis zona wisata dan daya dukung ekologis, perencanaan fisik wilayah, kegiatan konservasi, jalur evakuasi tsunami, produk lokal, promosi media online, paket wisata, penerimaan masyarakat setempat, serta dukungan dari akademisi dan pemerintah daerah. Analisis model pengembangan lanskap pantai Lenggoksono adalah berbasis sosial budaya yang perlu dikembangkan agar tercipta kawasan wisata pantai Lenggoksono yang berkelanjutan.
References
Budiyono D. 2020. Perencanaan Lanskap Kawasan Wisata Pesisir. Banten: CV.AA Rizky ISBN: 978-623-6506-23-3.
Budiyono, D., Nuraini, N., & Alfiyah, A. (2021). Rencana Jalur Interpretasi Lanskap Pesisir Sebagai Desa Wisata Di Desa Purwodadi, Kabupaten Malang. Buana Sains, 21(1), 51-64. https://doi.org/10.33366/bs.v21i1.2739.
Brown, G., & Hausner, V.H. (2017). An Empirical Analysis of Cultural Ecosystem Values in Coastal Landscapes. Ocean & Coastal Management, 142, 49-60. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2017.03.019.
Hansen, S. (2020). Investigasi Teknik Wawancara dalam Penelitian Kualitatif Manajemen Konstruksi. Jurnal Teknik Sipil, 27(3), 283-293. https://doi.org/10.5614/JTS.2020.27.3.10.
Khusairi A.A., & Ariany, F. (2025). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Objek Wisata di Lampung Selatan Menggunakan Metode Analitical Hierarchy Process. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia, 5(6), 1647-1662. https://doi.org/10.52436/1.jpti.844.
Lukoseviciute, G., Pereira, L.N., Panagopoulos, T. (2021). Sustainable Recreational Trail Design From The Recreational Opportunity Spectrum and Trail User Perception: A Case Study of The Seven Hanging Valleys. https://doi.org/10.1080/14724049.2021.2004153.
Maria Gabriella Trovato, M.G., & Nadine Panayot Haroun, N.P. (2018). Anfeh Costal Landscape: Preservation, Management and Landscape Planning Strategies. Journal of Marine and Island Cultures, 7(2), 46-62. http://doi.org/10.21463/jmic.2018.07.2.02.
Putra, M., Kurniawan, C., Pramika, D., Hodsay, Z., Gunawan, H., Yulaini, E., & Toyib, M. (2021). Peningkatan Kemampuan SDM Sekolah Dalam Menghadapi Revokusi Industri 4.0 Di SMK 2 Oku Selatan.
Wahana Dedikasi Jurnal PKM Ilmu Pendidikan, 4(2), 40–46. https://doi.org/10.31851/dedikasi.v4i2.5909
Ramadan, R. F., & Firmansyah, A.U. (2025). Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dalam Menentukan Jenis Tanaman Pangan. Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer, 9(1), 148-159. https://doi.org/10.37012/jtik.v9i1.1349
Samsinah, L., Wartiningsih, A., & Sanulita, H. (2025). Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Di Kurikulum Merdeka Kelas Viia SMP Negeri 5 Sungai Raya. Jurnal Pendidikan Pembelajaran, 14(7), 1163-1173. https://doi.org/10.26418/jppk.v14i7.95859.
Septiani, H.N., & Mubarak, A. 2025. Studi Kontribusi Perceived Organizational Support terhadap Employee Voice Behavior. Jurnal Psychology, 5(2), 1133-1140. https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i2.18900.
Simonds, J.O. 1983. Landscape Architecture. New York:McGraw-Hill Book Co.
Simonds, J.O., & Starke, B.W. (2013). Landscape Architecture: Fifth Edition A Manual of Environment. New York : McGraw-Hill Education.
Toku, A.U. Budiyono, D., & Santoso, D.K. (2024). Analisis Pengembangan Ruangan Terbuka Biru Pada Kawasan Wisata Waduk Lahor Di Kabupaten Malang Menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP). Jurnal Bhuwana, 4(2), 186-199. https://doi.org/10.25105/bhuwana.v4i1.21721.
Waluyati, M. (2020). Penerapan Fokus Group Discussian (FGD) Untuk Meningkatkan Kemampuan Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar. Jurnal Edutech Undiksha, 8(1), 80-91. https://doi.org/10.23887/jeu.v8i1.27089.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Debora Budiyono, Hendra Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the Jurnal Arsitektur Lansekap (JAL) agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).
Read more about the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence here: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.













