REVIEW: TANAMAN LOKAL BALI BERDASARKAN USADA TARU PRAMANA SEBAGAI ANTIINFLAMASI UNTUK NYERI DISMENORE
DOI:
https://doi.org/10.24843/JFU.2025.v14.i02.p07Keywords:
Antiinflamasi, Dismenore, nyeri haid, pengobatan tradisional, tanaman herbal Bali, Usada Taru PramanaAbstract
Artikel ini membahas potensi tanaman herbal Bali berbasis Usada Taru Pramana sebagai agen antiinflamasi alami untuk mengatasi nyeri dismenore. Dismenore merupakan kondisi umum yang sering dialami remaja wanita, disebabkan oleh peningkatan prostaglandin yang memicu kontraksi otot rahim, sehingga menimbulkan nyeri. Penggunaan obat sintetis seperti NSAID memang efektif, namun berisiko menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengobatan yang lebih aman dan alami. Melalui studi literatur, artikel ini menyoroti lima tanaman tradisional Bali, kayu manis, pepaya, jeruk purut, andong, dan cengkeh yang secara turun-temurun digunakan dalam pengobatan dismenore. Kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan minyak atsiri dalam tanaman-tanaman tersebut memiliki aktivitas antiinflamasi dan relaksan otot yang berperan dalam meredakan nyeri haid.
Kata kunci: Antiinflamasi; Dismenore; nyeri haid; pengobatan tradisional; tanaman herbal Bali; Usada Taru Pramana
