Nilai Budaya dalam Wacana Ritual Perkawinan Adat Guyub Tutur Manggarai: Kajian Linguistik Kebudayaan
DOI:
https://doi.org/10.24843/JH.2026.v30.i01.p01%20Keywords:
cultural, value, traditional marriage ritual discourse, Manggarai speech community, cultural linguistic perpsectiveAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan menarasikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam ritual perkawinan adat masyarakat guyub tutur Manggarai. Kajian penelitian ini dilandasi oleh teori linguistik kebudayaan yang digunakan sebagai teori utama dalam menganalisis dan mengungkap makna nilai-nilai budaya yang terdapat dalam tuturan ritual perkawinan adat guyub tutur Manggarai. Di samping itu, pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penekanan pada deskripsi mendalam terhadap fenomena nilai budaya yang muncul dalam ritual perkawinan adat guyub tutur Manggarai. Selain itu, penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan adanya nilai-nilai yang terkandung dalam ungkapan majas pada wacana ritual perkawinan adat guyub tutur Manggarai, yaitu; nilai kesopanan, kejujuran, dan kesakralan atau kesucian.
References
Adawiyah, A. R., Roselani, N. G. A., Romadhon A., Ferdiansa D., Sari, D. G., Kania, A. N. (2025). Conceptual Metaphors in Mahfudzat: The Representation of Knowledge Values in Arab Society. Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra, 10(1), 1-15. https://10.22515/ljbs.v10i1.9009
Bustan, F., & Bire, J. (n.d.). (2018). The form and meanings of baby birth, cultural discourse in Manggarai language. Opcion, 34(14), 912–934.
https://produccioncientificaluz.org/index.php/opcion/article/view/30288.
Erfiani, Y. P. F., Erom, K. (2025). Consonant Cluster in Manggaraian Name Differentiate Gender: Perspective of Cultural Linguistics. e-Journal of Linguistics, 19(1), 132-145. https://doi.org/10.24843/e-jl.2025.v19.i02.p11.
Erfiani, Y. P. F., Djehatu, M. G., Bajo, S. M. (2025). Peran Tuhan dalam Wacana Ritual Perkawinan Adat Guyub Tutur Manggarai: Kajian Linguistik Kebudayaan. Jurnal Humanis: Journal of Art and Humanities, 29(2), 317 – 330. https://doi.org/10.24843/JH.2025.v29.io3.p05.
Erfiani, Y. P. F. (2024). Structural metaphor in traditional marriage discourse of Manggarai speech community-East Indonesia: Cultural linguistic perspective. E-Journal of Linguistic, 18(1), 33–44. https://ojs.unud.ac.id/index.php/eol/index
Erfiani, Y. P. F., Simpen, I. W., Netra, I. M., & Malini, N. L. N. S. (2023). Metonymy in traditional marriage discourse of Manggarai speech community: Cultural linguistic perspective. The International Journal of Social Sciences World, 5(1), 101–111. https://www.growingscholar.org/journal/index.php.TIJOSSW
Erfiani, Y. P. F., Simpen, I. W., Netra, I. M., & Malini, N. L. N. S. (2023). Ontological metaphor in traditional marriage discourse of Manggarai speech community-East Indonesia: Cultural linguistic perspective. The International Journal of Language and Cultural, 5(2), 1–11. https://www.growingscholar.org/journal/index.php.TIJOLAC
Erfiani, Y. P. F. (2023). Ungkapan majas dalam wacana perkawinan adat guyub tutur Manggarai: Kajian linguistik kebudayaan (Disertasi). Universitas Udayana.
Erfiani, Y. P. F., & Neno, H. (2021). Analisis makna ungkapan metafora dari presenter Valentino “Jebret” Simanjuntak. Jurnal Onoma: Pendidikan Bahasa, dan Sastra, 7(1), 249–259. https://doi.org/10.30605/onoma.v7i1.631
Erom, K. (2019). Sistem penamaan masyarakat Manggarai: Studi kasus dalam perspektif linguistik kebudayaan. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(1), 72–85. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v19i1
Erom, K. (2014). Pengantar teori linguistik kebudayaan (Terjemahan). Universitas Nusa Cendana.
Erom, K. (2010). Sistem pemarkahan nomina bahasa Manggarai dan interelasinya dengan sistem penamaan entitas: Sebuah kajian linguistik kebudayaan (Disertasi). Universitas Udayana.
Halawa, S. B., Telaumbanua, S., Syahfitri, D. (2023). Nilai Budaya Nias dalam Teks “Hikaja Duada Hiya” Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Educatio, 9(4), 2116 – 2130. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i4.6095.
Hasyim, A., & Nasir, L. O. M. (2023). Makna Prosesi Kalengkano Pogau pada Adat Perkawinan Muna di Kel. Benua Nirae Kec. Abeli Kota Kendari. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Sosial (JKOMDIS), 3(1), 123-129. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v3i1.576
Hartati, D. W., & Susilo, J. (2022). Nilai Budaya dalam Novel Assalamualaikum Beijing Karya Asma Nadia (Kajian Strutural Genetik). Jurnal Tuturan, 11(3), 70-80. https://doi.org/10.33603/jt.v11i2.7511.
Lakoff, G. (1987). Women, fire, and dangerous things: What categories reveal about the mind. University of Chicago Press.
Lupito, R. S. (2025). Analisis Repetisi Leksikal Peppacur dan Ringget pada Begawi dalam Serah Terima Gelar Adat Pernikahan Lampung. Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics (CaLLs), 11(1): 123-138. https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/CALLS/article/view/13526.
Moleong, L. J. (2017). Memahami penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nasution M. M., Vahlepi, S., Sholihah, M., Izar J. (2025). Analisis Makna Kultural pada Prosesi Pernikahan Adat Bugis: Kajian Etnolinguistik. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: SEBASA, 8(1), 1-21. https://doi.org/10.29408/sbs.v8il.28643.
Palmer, G. B. (1996). Toward a theory of cultural linguistics. University of Texas Press.
Sharifian, F. (2017). Cultural linguistics: Cultural conceptualisations and language. John Benjamins Publishing Company.
Sugiyono. (2013). Memahami penelitian kualitatif. Alfabeta.
Suparwa, I. N., dkk. (2021). Tiga paradigma analisis wacana dan aplikasinya. Swasta Nulus.
Susilo, J., Juwanda, Dewi, K. P. (2020). Nilai-Nilai Kehidupan pad Novel Paradigma KaryaSyahid Muhammad dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar dalam Pembelajaran Teks Novel di SMA. Jurnal Tuturan: 9(2), 59-64.
Wahyuni, A. A. A. R., Sunaryo, F. D. S., Sidemen, I. A. W. (2025). Transformasi Praktik Ritual pada Upacara Manus Yadnya di Bali. Jurnal Humanis: Jurnal of Arts dan Humanis, 29(2), 147-160. https://ojs.unud.ac.id/index.php/sastra/article/view/118925/59429












