PENGARUH RATA-RATA LAMA SEKOLAH, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN UPAH MINIMUM TERHADAP KESEMPATAN KERJA DI PROVINSI BALI
DOI:
https://doi.org/10.24843/Keywords:
Rata-Rata Lama Sekolah, Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, Kesempatan Kerja, Tenaga KerjaAbstract
Kesempatan kerja di Bali yang sangat bertumpu pada sektor pariwisata telah mengalami pemulihan pascapandemi; namun demikian, disparitas antardaerah yang signifikan masih terus berlanjut. Rata-rata lama sekolah dan pertumbuhan PDRB berperan mendorong serapan tenaga kerja melalui peningkatan produktivitas dan perluasan output produksi, sementara upah minimum memiliki dinamika dua sisi, bersifat protektif bagi pekerja namun berpotensi menghambat permintaan tenaga kerja apabila kenaikannya tidak selaras dengan peningkatan produktivitas. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh rata-rata lama sekolah, pertumbuhan PDRB, dan upah minimum terhadap kesempatan kerja di sembilan kabupaten/kota Provinsi Bali selama periode 2011–2025 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data panel. Dalam penelitian ini, jumlah penduduk bekerja digunakan sebagai kesempatan kerja, yang sejalan dengan pandangan dalam konteks makroekonomi bahwa permintaan tenaga kerja sering diidentifikasikan dengan kesempatan kerja atau jumlah penduduk yang bekerja secara agregat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan secara statistik terhadap kesempatan kerja di Bali, namun secara parsial, hanya rata-rata lama sekolah dan pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, sedangkan upah minimum tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Berdasarkan hasil penelitian, Pemerintah Provinsi Bali diharapkan meningkatkan kualitas modal manusia melalui pemerataan dan perbaikan akses pendidikan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta merumuskan kebijakan upah minimum yang secara cermat menyeimbangkan kesejahteraan pekerja, produktivitas tenaga kerja, dan kemampuan dunia usaha, sehingga tidak menghambat penyerapan tenaga kerja.
References
Aziziah, Alvina & Ekawaty, Marlina. (2023). Abalisis Pengaruh Upah Minimum, Jumlah Industri, dan Inflansi Terhadap Kesempatan Kerja di Kota/Kabupaten Jawa Barat. Journal of Development Economic and Social Studies. 2(4) 896-906
Angely C.M.Suatan, Amran T. Naukoko., & Ita Pingkan F.Rorong. (2023) Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Inflansi dan Jumlah Industri Terhadap Kesempatan Kerja di Kota Manado. Jurnal Berkala Ilmial Efisiensi. 23(4) 73-82
Badan Pusat Statistik. (2026). Pemduduk Usia 15 Tahun ke Atas yang Bekerja Provinsi Bali Menurut Kabupaten/Kota (Orang). BPS Bali. Denpasar
Badan Pusat Statistik. (2026). Rata-Rata Lama Sekolah Provinsi Bali Menurut Kabupaten/Kota (Tahun).BPS Bali. Denpasar
Badan Pusat Statistik. (2026). Pertumbuhan PDRB/Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Bali (Persen). BPS Bali. Denpasar
Badan Pusat Statistik. (2024). Penduduk Provinsi Bali Menurut Kabupaten/Kota, Jenis Kelamin, dan status Migrasi Seumur Hidup Hasil Sensus Penduduk 2010 dan 2020. BPS Bali. Denpasar
Becker, G. S. . (1993). Human capital : a theoretical and empirical analysis, with special reference to education. University of Chicago Press.
Danish Sahil, et al., (2023) Analisis Pengaruh Upah Minimum Regional, Investasi, dan Jumlah Penduduk terhadap Kesempatan Kerja di Sumatra Utara. PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1(1) 1-8.
Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali (2026). Upah Minimum Kabupaten/Kota Provinsi Bali. Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Bali. Denpasar
Dona, D. R., Effendi, A. S., & Muliati. (2018). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesempatan kerja. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Mulawarman, 20(1), 12-18.
Indradewa, I. G. A., & Natha, K. S. (2015). Pengaruh Inflasi, PDRB, Dan Upah Minimum Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Bali. E-Jurnal EP Unud, 4(8), 923–950.
Karnila, N. M. R., & Anandari, I. G. A. A. A. (2024). Dan Pendapatan Per Kapita Di Kabupaten / Kota Provinsi Bali. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(4), 12592–12602.
Kusuma Wati, N.W, & Tisnawati, N. M. (2024). Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan, Investasi, dan Upah Minimum terhadap Kesempatan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan.
Mincer, J. (1974) Education, Experience, and the Distribution of Earnings and Employment: An Overview. National Bureau of Economic Research.
Prasetyo, P. E. (2019). The Reliability of Entrepreneurial Productivity as Driver of Economic Growth and Employment. International Journal of Entrepreneurship, 23(4), 1–16.
Presiden Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. (2003). Indonesia
Purvance, J. A., & Marhaeni, A. A. I. N. (2023). Pengaruh pertumbuhan ekonomi, investasi, teknologi, dan upah minimum terhadap kesempatan kerja di kabupaten/kota Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 12(7), 464–481.
Tanjung, P. S., Sambodo, H., & Rosiana, M. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi kesempatan kerja di Indonesia. EKUILNOMI: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 6(2), 150–158.
Todaro, M. P. . & S. S. C. (2006). Pembangunan Ekonomi. Erlangga.
Wooldridge, J. M. (2020). Introductory econometrics: a modern approach. . Cengage.
Yunie Rahayu. (2020). Pengaruh Upah dan Tingkat Pendidikan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Jambi Tahun 2010-2029. Jurnal Development 8(2), 114–128. 155-Article Text-530-2-10-20210811.
Zhang et al,. (2023). asymptotic Normality of M-Estimator in Linear Regression Model With Asympotically Negatively Associated Errors. MDPI: Journal Mathematics 11, 3858.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 E-Jurnal Ekonomi Pembangunan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





