PENGARUH PAD, DANA PERIMBANGAN, JUMLAH PENDUDUK, DAN LLPDS PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NTT

Authors

  • Monika Alberta Nadia Taruk Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/EEP.2025.v14.i07.p01

Abstract

Fiscal independence is one of the main indicators of the success of fiscal decentralization in Indonesia. Through fiscal decentralization, local governments are given the right to manage revenue, spend budgets, and formulate financial policies independently in order to meet the needs of their communities effectively and efficiently. However, East Nusa Tenggara Province still faces challenges in achieving fiscal autonomy due to its high level of dependence on central government transfers. Therefore, this study aims to examine the effect of PAD, balancing funds, population, and other legal income on regional spending in regencies/cities in East Nusa Tenggara Province from 2020 to 2024, both simultaneously and partially, using multiple linear regression analysis. Using panel data from regencies/cities in East Nusa Tenggara Province for the period 2020-2024 and the common effect model (CEM) method, it was found that the variables of PAD, balancing funds, population, and other legitimate income have a significant simultaneous effect on regional expenditure. Meanwhile, partially, the variables of PAD, balancing funds, and other legitimate income are positively related and have a significant effect, but the variable of population does not have a significant effect on regional expenditure. The regional government is expected to continue to optimize the potential of local revenue sources by strengthening PAD and increasing the efficiency of public spending to achieve sustainable fiscal independence in East Nusa Tenggara.

References

Aulia, Y., Nasution, A. P., & Ramadhan, P. R. (2024). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Daerah dengan Belanja Modal sebagai Variabel Moderating di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 11(8), 3449–3456

Dahliah, D. (2022). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Jumlah Penduduk Dan Dana Alokasi Umum Terhadap Belanja Daerah. Jesya (Jurnal Ekonomi Dan Ekonomi Syariah), 5(2), 2750-2761.

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2022). Two decades of fiscal decentralization in Indonesia. Jakarta: Kementerian Keuangan RI.

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2023, June 14). Pemerintah komit perkuat harmonisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah. https://fiskal.kemenkeu.go.id/baca/2023/06/14/4401-pemerintah-komit-perkuat-harmonisasi-kebijakan-fiskal-pusat-dan-daerah

DPR RI. (2022). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 16. Jakarta: Kementerian Sekretariat Negara.

Hadia, U., Tameno, N., & Tungga, C. A. (2024). Analisis kinerja keuangan pemerintah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. MENAWAN: Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi, 2(4), 149–168.

Hadiyatno, D., Susiswo, S., Patimah, S., Nainggolan, H., & Ernayani, R. (2020). The effect of local taxes, regional retribution, and other legal district own source revenues on the increase of district own source revenue. Humanities and Social Sciences, 8(10), 426-431 https://doi.org/10.18510/HSSR.2020.8153

Halim, A. (Ed.). (2016). Manajemen keuangan sektor publik: Problematika penerimaan dan pengeluaran pemerintah (anggaran pendapatan dan belanja negara/daerah) (Edisi 2). Jakarta: Salemba Empat.

Halim, A., & Kusufi, M. S. (2018). Akuntansi Keuangan Daerah. Jakarta: Salemba Empat.

Handayani, Ardita & Suryati, Tri & Marsela, Hera & Luqmana, Dani & Anwar, Saiful. (2022). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil, Jumlah Penduduk Terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat. SOROT. 17. 41. 10.31258/sorot.17.1.41-57.

Handayani, L., Bainil Yulina, & Anggeraini Oktarida. (2024). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Riau. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 10(5), 3078–3090.

Kementerian Keuangan RI. (2024). Data Realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2020–2024. Jakarta: DJPK.

Lewis, B. D. (2023). Indonesia’s new fiscal decentralisation law: A critical assessment. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 59(1), 1–28.

Mardiasmo. (2018). Perencanaan dan Penganggaran Publik. Yogyakarta: Andi.

Musviyanti, F. N. K., Hariman, B., Syakura, M. A., & Yudaruddin, R. (2022). Structure of local government budgets and local fiscal autonomy: Evidence from Indonesia. Public and Municipal Finance, 11(1), 79–89. https://doi.org/10.21511/pmf.11(1).2022.07

Purba, I. B. A. H. (2025). Literature review on local government financial performance measurement. World Journal Of Advanced Research and Reviews. https://doi.org/10.30574/wjarr.2025.25.1.4054

Putra, P. P. M. E., & Dewi, M. H. U. (2018). Pengaruh PAD dan dana perimbangan terhadap belanja modal dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karangasem Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 7(10), 2163–2189

Ramadhan, M. N., & Rahardjo, S. N. (2024). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Sulawesi (Periode Tahun 2019-2020). Diponegoro Journal of Accounting, 13(4).

Razani, F. D., Zakaria , A., & Anggraini , R. (2024). Pegaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan Jumlah Penduduk Terhadap Belanja Daerah Pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020-2022. Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 2(8), 45–54.

Syamsul, S. (2020). The evaluation of regional income (pad) in central sulawesi province in 2014-2018. BAKI Berkala: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 5 (1), 47-66 https://doi.org/10.20473/BAKI.V5I1.17937

Wahyudi, S. T., & Kurniawati, L. (2022). The effect of fiscal decentralization on economic growth: A study of the province level in Indonesia. JEKT (Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan), 15(1), 37–42.

Yuliana, A. S., & Asmara, K. (2024). Pengaruh PAD, Dana Perimbangan, dan Jumlah Penduduk terhadap Belanja Daerah. Jambura Economic Education Journal, 6(2), 540–551.

Downloads

Published

2026-02-12

How to Cite

Nadia Taruk, M. A. (2026). PENGARUH PAD, DANA PERIMBANGAN, JUMLAH PENDUDUK, DAN LLPDS PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NTT. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan, 14(7), 554–574. https://doi.org/10.24843/EEP.2025.v14.i07.p01