Analisis Kandungan Logam Berat Kadmium (Cd) dan Seng (Zn) pada Mangrove Rhizophora sp. di Muara Tukad Badung, Bali
DOI:
https://doi.org/10.24843/blje.2026.v26.i02.p01Kata Kunci:
bioakumulasi, geoakumulasi, logam berat, mangrove, pembuangan limbahAbstrak
lainnya. Mereka memiliki kemampuan menyaring secara biologis, mengikat dan mengakumulasi. Akumulasi logam berat di lingkungan menyebabkan masalah yang serius, hal ini disebabkan oleh pembuangan limbah yang terus menerus. Logam berat tidak dapat terdegradasi secara biologis maupun kimiawi dan akan terakumulasi serta terangkut oleh aliran air. Cd dan Zn merupakan logam berat ayng dapat mencemari lingkungan apabila terakumulasi secara terus-menerus. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Indeks Geoakmulasi, Faktor Konsentrasi Bioakumulasi, Faktor translokasi dan kualitas baku mutu air sungai dengan kandungan logam berat kadmium (Cd) dan seng (Zn). Berdasarkan metode tersebyt dapat disimpulkan hasil analisis indeks geoakumulasi berada pada status tidak terkontaminasi (Igeo ≤0), nilai faktor konsentrasi bioakumulasi dengan rentang nilai BCF1 atau fitoekstrasi. Sedangkan nilai Cd yaitu TF<1 atau fitostabilisasi.Unduhan
Diterbitkan
2026-08-10
Terbitan
Bagian
Original Research Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Bumi Lestari Journal of Environment

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Cara Mengutip
Analisis Kandungan Logam Berat Kadmium (Cd) dan Seng (Zn) pada Mangrove Rhizophora sp. di Muara Tukad Badung, Bali. (2026). Bumi Lestari Journal of Environment, 26(2). https://doi.org/10.24843/blje.2026.v26.i02.p01


