Dinamika Spasiotemporal NDVI, NDBI, dan LST Kota Denpasar 2013–2025: Tren Robust Piksel dan Hubungan Spasial-Temporal Berbasis Landsat 8
DOI:
https://doi.org/10.24843/Kata Kunci:
Landsat 8, NDVI, NDBI, Suhu Permukaan, Tren SpasiotemporalAbstrak
Analisis tren penginderaan jauh tahunan dapat dipengaruhi oleh perbedaan musim, kekosongan observasi, dan ketergantungan spasial antarpiksel. Penelitian ini mengevaluasi ulang dinamika Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Normalized Difference Built-up Index (NDBI), dan Land Surface Temperature (LST) Kota Denpasar selama 2013–2025 menggunakan 249 citra Landsat 8 Collection 2 Tier 1 Level-2 pada jendela waktu terstandar 1 Juni–30 November. Observasi yang lolos kontrol kualitas disintesis menjadi median tahunan per piksel tanpa pengisian celah spasial maupun temporal, kemudian diseragamkan dengan common mask tahunan. Piksel dengan sedikitnya delapan tahun valid mencakup 99,93% ROI, sedangkan 97,24% ROI memiliki data lengkap selama 13 tahun. Tren skala kota diestimasi menggunakan Sen's slope dan uji Mann-Kendall, sedangkan signifikansi tren piksel dikoreksi menggunakan false discovery rate (FDR) Benjamini-Hochberg. NDVI menunjukkan kecenderungan menurun yang tidak signifikan (-0,00460 tahun-1; p=0,100), NDBI kecenderungan meningkat yang tidak signifikan (+0,00329 tahun-1; p=0,161), dan LST penurunan yang signifikan (- 0,290 °C tahun-1; p=0,012). Setelah koreksi FDR, 8,04% piksel analisis mengalami penurunan NDVI yang signifikan, 15,01% peningkatan NDBI yang signifikan, dan 2,48% penurunan LST yang signifikan; tidak ditemukan peningkatan LST yang signifikan. Hubungan between-pixel kuat untuk NDVI–NDBI (r=-0,791) dan NDBI–LST (r=0,788), tetapi hubungan within-pixel dengan LST jauh lebih lemah (NDVI–LST r=-0,090; NDBI–LST r=0,115). Hasil tersebut menunjukkan bahwa kontras spasial antarpermukaan tidak dapat langsung disamakan dengan perubahan tahunan pada lokasi yang sama. NDBI ditafsirkan sebagai respons spektral permukaan terbangun/kering, bukan perubahan tutupan lahan secara langsung, sedangkan LST ditafsirkan sebagai indikator kondisi termal permukaan dan bukan risiko panas manusia.Unduhan
Diterbitkan
2026-08-10
Terbitan
Bagian
Original Research Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Bumi Lestari Journal of Environment

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Cara Mengutip
Dinamika Spasiotemporal NDVI, NDBI, dan LST Kota Denpasar 2013–2025: Tren Robust Piksel dan Hubungan Spasial-Temporal Berbasis Landsat 8. (2026). Bumi Lestari Journal of Environment, 26(2). https://doi.org/10.24843/


