Dinamika Spasiotemporal NDVI, NDBI, dan LST Kota Denpasar 2013–2025: Tren Robust Piksel dan Hubungan Spasial-Temporal Berbasis Landsat 8

Penulis

  • I Gede Agus Novanda Program Studi Magister Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Bali 80361, Bali-Indonesia
  • I Gusti Ayu Istri Pradnyandari Dewi Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Universitas Udayana Jl. PB Sudirman, Denpasar, Bali 80232, Bali- Indonesia
  • Anak Agung Eka Andiani Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Universitas Udayana Jl. PB Sudirman, Denpasar, Bali 80232, Bali- Indonesia
  • Ni Made Diwyanita Soka Wijaya Program Studi Magister Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Bali 80361, Bali-Indonesia
  • Ruby Valentinesyah Program Studi Magister Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Bali 80361, Bali-Indonesia
  • I Made Mahendra Wicaksana Karang Program Studi Magister Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Bali 80361, Bali-Indonesia
  • Wahyudin a Program Studi Magister Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Bali 80361, Bali-Indonesia
  • Putu Intan Agustini Program Studi Magister Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Bali 80361, Bali-Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/

Kata Kunci:

Landsat 8, NDVI, NDBI, Suhu Permukaan, Tren Spasiotemporal

Abstrak

Analisis tren penginderaan jauh tahunan dapat dipengaruhi oleh perbedaan musim, kekosongan observasi, dan ketergantungan spasial antarpiksel. Penelitian ini mengevaluasi ulang dinamika Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Normalized Difference Built-up Index (NDBI), dan Land Surface Temperature (LST) Kota Denpasar selama 2013–2025 menggunakan 249 citra Landsat 8 Collection 2 Tier 1 Level-2 pada jendela waktu terstandar 1 Juni–30 November. Observasi yang lolos kontrol kualitas disintesis menjadi median tahunan per piksel tanpa pengisian celah spasial maupun temporal, kemudian diseragamkan dengan common mask tahunan. Piksel dengan sedikitnya delapan tahun valid mencakup 99,93% ROI, sedangkan 97,24% ROI memiliki data lengkap selama 13 tahun. Tren skala kota diestimasi menggunakan Sen's slope dan uji Mann-Kendall, sedangkan signifikansi tren piksel dikoreksi menggunakan false discovery rate (FDR) Benjamini-Hochberg. NDVI menunjukkan kecenderungan menurun yang tidak signifikan (-0,00460 tahun-1; p=0,100), NDBI kecenderungan meningkat yang tidak signifikan (+0,00329 tahun-1; p=0,161), dan LST penurunan yang signifikan (- 0,290 °C tahun-1; p=0,012). Setelah koreksi FDR, 8,04% piksel analisis mengalami penurunan NDVI yang signifikan, 15,01% peningkatan NDBI yang signifikan, dan 2,48% penurunan LST yang signifikan; tidak ditemukan peningkatan LST yang signifikan. Hubungan between-pixel kuat untuk NDVI–NDBI (r=-0,791) dan NDBI–LST (r=0,788), tetapi hubungan within-pixel dengan LST jauh lebih lemah (NDVI–LST r=-0,090; NDBI–LST r=0,115). Hasil tersebut menunjukkan bahwa kontras spasial antarpermukaan tidak dapat langsung disamakan dengan perubahan tahunan pada lokasi yang sama. NDBI ditafsirkan sebagai respons spektral permukaan terbangun/kering, bukan perubahan tutupan lahan secara langsung, sedangkan LST ditafsirkan sebagai indikator kondisi termal permukaan dan bukan risiko panas manusia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-10

Terbitan

Bagian

Original Research Articles

Cara Mengutip

Dinamika Spasiotemporal NDVI, NDBI, dan LST Kota Denpasar 2013–2025: Tren Robust Piksel dan Hubungan Spasial-Temporal Berbasis Landsat 8. (2026). Bumi Lestari Journal of Environment, 26(2). https://doi.org/10.24843/