Bioremediasi Berbasis Zonasi Menggunakan Konsorsium Agen Biologis untuk Pengelolaan Eutrofikasi di Danau Batur: Sebuah Ulasan Naratif

Penulis

  • Ni Kadek Sri Widiastuti Sri Widiastuti Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • Pande Made Shidinata Hardynugraha Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • I Dewa Agung Panji Dwipayana Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • Luh Putu Eswaryanti Kusuma Yuni Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/blje.2026.v26.i02.p02

Kata Kunci:

Danau Batur, Konsorsium Bioremediasi, Pengurangan Nutrien, Kerangka Kerja Zonasi, Validasi Lapangan

Abstrak

Danau Batur mengalami degradasi ekologis akibat akselerasi eutrofifikasi yang dipicu oleh akumulasi limbah organik dan pengayaan nutrien dari aktivitas antropogenik non-komunal. Tinjauan naratif ini bertujuan menyintesis bukti empiris mengenai efektivitas agen bioremediasi dan merumuskan strategi pemulihan perairan terarah. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penggunaan konsorsium biologis lintas taksa (bakteri heterotrof, mikroalga fotosintetik, dan makrofit litoral) secara simultan menunjukkan performa pengurangan nutrien dan degradasi karbon organik yang jauh lebih unggul melalui sistem mutualistik lingkar-tertutup (closed-loop system) dibandingkan aplikasi spesies tunggal. Sebagai solusi taktis, studi ini mengusulkan sebuah kerangka kerja operasional baru berbasis zonasi spasial yang membagi Danau Batur menjadi empat kluster intervensi biokontrol spesifik: Zona Litoral, Zona Limnis Keramba Jaring Apung (KJA), Zona Pesisir Dampak Gulma, dan Zona Pusat Antropogenik. Implikasi praktis dari zonasi ini memberikan matriks keputusan bagi pengelola danau untuk menempatkan teknologi ramah lingkungan secara presisi pada sumber pencemar, seperti pemasangan floating bio-filter mat di area perikanan dan pembangunan constructed wetlands di sempadan perairan. Namun, karena mayoritas data berbasis pada kondisi terkontrol, pelaksanaan validasi lapangan langsung (in-situ pilot project) tetap menjadi batasan studi sekaligus prasyarat wajib untuk menguji ketahanan konsorsium terhadap fluktuasi lingkungan nyata kaldera vulkanik sebelum diimplementasikan secara makro.

Biografi Penulis

  • Ni Kadek Sri Widiastuti Sri Widiastuti, Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

    Mahasiswa aktif sarjana Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana. Penulis belajar mengenai ekologi umum dan sains lingkungan, aktif kegiatan akademik, dan lomba berskala nasional dan internasional.

  • Pande Made Shidinata Hardynugraha, Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

    Mahasiswa aktif sarjana Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana. Penulis belajar mengenai ekologi umum dan biologi konservasi, aktif pada kegiatan eksternal kampus, dan mengikuti lomba berskala nasional.

  • I Dewa Agung Panji Dwipayana, Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

    Biologist, Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana. Penulis berkerja di bidang bioteknologi dan konservasi, mentor peneliti aktif, mengembangkan kegiatan praktik langsung bagi peserta didik.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-10

Terbitan

Bagian

Original Research Articles

Cara Mengutip

Bioremediasi Berbasis Zonasi Menggunakan Konsorsium Agen Biologis untuk Pengelolaan Eutrofikasi di Danau Batur: Sebuah Ulasan Naratif. (2026). Bumi Lestari Journal of Environment, 26(2). https://doi.org/10.24843/blje.2026.v26.i02.p02